UNIVERSITAS
NEGERI MALANG
Nama
: Eka Wahyu Apriliani
NIM : 120413423916
Off : K
Pengertian
Break Even Point dan Contohnya
Break
Even Point (BEP) adalah suatu titik atau keadaan dimana perusahaan di dalam
operasinya tidak mengalami keuntungan dan kerugian. Pada keadaan itu
keuntunggan dan kerugian perusahaan sama dengan nol. Hal tersebut dapat terjadi
jika perusahaan dalam operasinya menggunakan biaya tetap dan volume penjualan
hanya cukup untuk menutup biaya tetap dan biaya variabel. Apabila penjualan hanhya cukup untuk menutup biaya variabel dan
sebagian biaya tetap, mka perusahaan mengalami kerugian. Dan sebaliknya akan
memperoleh keuntungan, jika penjualan melebihi biaya variabel dan biaya tetap
yang harus di keluarkan.
Elemen-elemen
dari rumus BEP:
-
Fix cost yaitu biaya yang dikeluarkan
secara tetap walaupun produksi perusahaan meningkat, menurun ataupun tidak
prosuksi sama sekali.
-
Varibel cost yaitu biaya yang timbul
setiap satu unit yang diproduksi atau dijual. Apabila kita memproduksi atau
menjula satu unit produk maka kita akan dikenai biaya bahan baku untuk satu
unit tersebut. Biaya ini berubah-ubah sesuai unit yang diproduksi atau
sebanding dengan volume prosuksi atau penjualan.
-
Harga penjualan maksudnya dalam analisa
ini hanya digunakan untuk satu macam
harga atau barang-barang yang dijual atau diproduksi.
Rumus yang digunakan dalam penentuan
BEP yakni:
-
Rumus BEP
a. Berdasarkan
unit
BEP = 

b. Berdasarkan
nilai penjualan.
BEP = 

Keterangan:
FC = Total Fix
Cost
P = Price
(harga)
VC = Variable
Cost
Contoh
Perhitungan BEP:
Sebuah
perusahaan melakukan produksi dan memiliki fix cost sebesar Rp. 200.000,00.
Variabel cost per unit Rp. 5.000,00. Dan harga jual per unit Rp. 10.000,00. Dengan
penjualan maksimal
Perhitungannya:
·
Berdasarkan unit
BEP = Rp 200.000 / (Rp 10.000 - Rp5.000
BEP = 40 unit
Artinya,
perusahaan harus memproduksi suatu barang sebanyak 40 unit untuk mencapai break
even. Jika perusahaan memproduksi kurang dari 40 unit maka perusahaan akan
mengalami kerugian dan jika perusahaan mencapai angka 41 dalam produksinya maka
perusahaan mulai memperoleh keuntungan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar