ASSET
KEUANGAN
Eka
Wahyu Apriliani
120413423916
Universitas
Negeri Malang
Pengertian
Asset merupakan sesuatu yang memiliki nilai
dan dapat di liquidkan untuk mendapatkan uang atau jenis asset yang lain. Asset
menururt wujudny dapat dibagi menjadi dua macam yakni asset berwujud dan asset
tidak berwujud. Dalam hal ini kita akan membahas mengenai asset keuangan yang
merupakan bagian dari asset yang tidak berwujud.
Asset keuangan:
-
Bagian dari asset yang tidak
berwujud misalnya surat obligasi, pinjaman, ORI, saham dan lain sebagainya.
-
Yang memiliki nilai manfaat yakni klaim dimasa
yang akan datang yang berupa klaim utang dan klaim ekuitas. Klaim utang merupakan asset yang berupa
instrumen utang misalnya kredit dan obligasi dan pendapatan yang bisa di ambil
dari asset ini merupakan pelunasan utang dari pihak lain dan kupon untuk surat
obligasi, ORI, dll. Sedangkan klaim ekuitas atau yang disebut klaim residual
merupakan asset yang berupa instrumen kepemilikan yakni saham. Pendapatan dalam
asset ini merupakan deviden yang dibayarkan perusahaan kepada pemegang saham
dan pendapatan tersebut tidaklah tetap sesuai dengan profit yang telah
ditetapkan perusahaan.
-
Dua pihak yang bermain dalam hal
asset keuangan ini yakni emiten dan investor. Emiten merupakan pihak yang
melakukan penawaran umum suarat berharga atau efek dan melakukan pembayaran
dimasa mendatang. Sedangkan investor merupakan pihak yang membeli surat
berharga atau pihak yang melakukan investasi kepada perusahaan, sehingga
investor merupakan pihak pemilik asset keuangan.
Harga
dan resiko asset keuangan
Konsep harga
berkenaan dengan pendapatan yang diharapkan dari aset keuangan . hal ini
berdasarkan dari arus kas yang diharapkan dan harga satuan aset keuanngan dan
hal ini juga dapat mempengaruhi penentuan tingkat pengembalian yang diharapkan
(expected rate of return). Penentuan harapan tersebut dapat menimbulkan
kepastian yang dipengaruhi dari jenis aset keuangan baik instrumen utang meupun
instrumen ekuitasdan karakteristik dari emiten.
Sedangkan resiko yang
terdapat dari asset keuangan antara lain:
-
Resiko yang berkenaan dengan daya
beli yang potensial dari arus kas yang diharapkan.
-
Resiko ketidakmampuan emiten
memenuhi kewajiban.
-
Untuk asset keuangan yang arus
kasnya tidak didenominasi dalam dolar AS maka terdapat resiko bahwa nilai tukar
akan berubah ke arah negatif sehinga mengahsilkan julah dollar yang sedikit.
Peranan asset keuangan
Asset keuangan dalam
hal ini memiliki fungsi atau peranan sebagai berikut:
-
Yang pertama yakni mengalihkan
dana dari pihak ynag surplus unit kepada mereka yang defisit unit untuk
melakukan investasi dalam asset yang berwujud.
-
Yang kedua merupakan fungsi untuk
mengalihkan dana guna untuk meminimalisir resiko atau menghindari resiko. Dalam
hal ini resiko yang tidak dapat di hindari oleh kepemilikan asset berwujud
dapat di alihakn kepada mereka yang membutuhkan dana dan mereka yang
menghasilkan dana.
Daftar Referensi:
Nelvy. 2013. Asset
Keuangan. (online) http://nelvypardede9.blogspot.com/2013/11/asset-keuangan.html. diakses tanggal 29 agustus 2014
Azar. 2010. Mengenal
Asset Keuangan. (Online) http://ug-azar.blogspot.com/2010/03/mengenal-aset-keuangan_12.html. Diakses tanggal 29 Agustus 2014
Andes.2013. Asset
Keuangan. (Online) http://aanadesaputro.wordpress.com/2013/09/29/aset-keuangan/
. Diakses tanggal 29 Agustus 2014.
Universitas
Gunadharma. tanpa tahun. Bank dan Lembaga Keuangan. (Online)https://www.google.co.id/url?sa=t&rct=j&q=&esrc=s&source=web&cd=10&cad=rja&uact=8&ved=0CFwQFjAJ&url=http%3A%2F%2Fsunarto.staff.gunadarma.ac.id%2FPublications%2Ffiles%2F1684%2FBAHAN%2BBUKU%2B%2BBANK%2BDAN%2BLEMBAGA%2BKEUANGAN%2B1.doc&ei=e334U4v_LNSiugScr4CIBw&usg=AFQjCNGWWm10ZAat6FLKapTP1SjxmKUw3g&bvm=bv.73612305,d.c2E. Diakses Tanggal 29 Agustus 2014.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar