Jumat, 05 September 2014

ASSET KEUANGAN PART 1



ASSET KEUANGAN
Eka Wahyu Apriliani
120413423916
Universitas Negeri Malang


Pengertian
Asset merupakan sesuatu yang memiliki nilai dan dapat di liquidkan untuk mendapatkan uang atau jenis asset yang lain. Asset menururt wujudny dapat dibagi menjadi dua macam yakni asset berwujud dan asset tidak berwujud. Dalam hal ini kita akan membahas mengenai asset keuangan yang merupakan bagian dari asset yang tidak berwujud.

 Asset keuangan:
-          Bagian dari asset yang tidak berwujud misalnya surat obligasi, pinjaman, ORI, saham dan lain sebagainya.
-           Yang memiliki nilai manfaat yakni klaim dimasa yang akan datang yang berupa klaim utang dan klaim ekuitas.  Klaim utang merupakan asset yang berupa instrumen utang misalnya kredit dan obligasi dan pendapatan yang bisa di ambil dari asset ini merupakan pelunasan utang dari pihak lain dan kupon untuk surat obligasi, ORI, dll. Sedangkan klaim ekuitas atau yang disebut klaim residual merupakan asset yang berupa instrumen kepemilikan yakni saham. Pendapatan dalam asset ini merupakan deviden yang dibayarkan perusahaan kepada pemegang saham dan pendapatan tersebut tidaklah tetap sesuai dengan profit yang telah ditetapkan perusahaan.
-          Dua pihak yang bermain dalam hal asset keuangan ini yakni emiten dan investor. Emiten merupakan pihak yang melakukan penawaran umum suarat berharga atau efek dan melakukan pembayaran dimasa mendatang. Sedangkan investor merupakan pihak yang membeli surat berharga atau pihak yang melakukan investasi kepada perusahaan, sehingga investor merupakan pihak pemilik asset keuangan.


Harga dan resiko asset keuangan
Konsep harga berkenaan dengan pendapatan yang diharapkan dari aset keuangan . hal ini berdasarkan dari arus kas yang diharapkan dan harga satuan aset keuanngan dan hal ini juga dapat mempengaruhi penentuan tingkat pengembalian yang diharapkan (expected rate of return). Penentuan harapan tersebut dapat menimbulkan kepastian yang dipengaruhi dari jenis aset keuangan baik instrumen utang meupun instrumen ekuitasdan karakteristik dari emiten.

Sedangkan resiko yang terdapat dari asset keuangan antara lain:
-          Resiko yang berkenaan dengan daya beli yang potensial dari arus kas yang diharapkan.
-          Resiko ketidakmampuan emiten memenuhi kewajiban.
-          Untuk asset keuangan yang arus kasnya tidak didenominasi dalam dolar AS maka terdapat resiko bahwa nilai tukar akan berubah ke arah negatif sehinga mengahsilkan julah dollar yang sedikit.

Peranan asset keuangan
Asset keuangan dalam hal ini memiliki fungsi atau peranan sebagai berikut:
-          Yang pertama yakni mengalihkan dana dari pihak ynag surplus unit kepada mereka yang defisit unit untuk melakukan investasi dalam asset yang berwujud.
-          Yang kedua merupakan fungsi untuk mengalihkan dana guna untuk meminimalisir resiko atau menghindari resiko. Dalam hal ini resiko yang tidak dapat di hindari oleh kepemilikan asset berwujud dapat di alihakn kepada mereka yang membutuhkan dana dan mereka yang menghasilkan dana.

Daftar Referensi:
Nelvy. 2013. Asset Keuangan. (online) http://nelvypardede9.blogspot.com/2013/11/asset-keuangan.html. diakses tanggal 29 agustus 2014
Azar. 2010. Mengenal Asset Keuangan. (Online) http://ug-azar.blogspot.com/2010/03/mengenal-aset-keuangan_12.html. Diakses tanggal 29 Agustus 2014
Andes.2013. Asset Keuangan. (Online) http://aanadesaputro.wordpress.com/2013/09/29/aset-keuangan/ . Diakses tanggal 29 Agustus 2014.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar